Berita PKS Nasional

PKS Ajak Masyarakat Perangi Judi Online Demi Selamatkan Generasi Muda

Admin
27 Jul 2026
21 Views
PKS Ajak Masyarakat Perangi Judi Online Demi Selamatkan Generasi Muda

JAKARTA — Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN), Bachtiar Firdaus, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjauhi praktik judi online yang dinilainya semakin mengkhawatirkan karena membawa dampak buruk bagi individu, keluarga, hingga kehidupan sosial masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Bachtiar di Jakarta, Rabu (22/7/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya praktik perjudian digital yang kini menyasar berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Menurut Bachtiar, judi online bukanlah hiburan ataupun jalan pintas untuk memperoleh kekayaan. Sebaliknya, praktik tersebut merupakan jebakan yang dapat menghancurkan masa depan seseorang secara perlahan.

"Jangan pernah tergoda oleh iming-iming kemenangan instan dari judi online. Apa yang terlihat sebagai jalan mudah menuju kekayaan sesungguhnya adalah jebakan yang perlahan menguras harta, merusak mental, dan menghancurkan masa depan," ujarnya.

Bachtiar menjelaskan, banyak pelaku judi online awalnya hanya mencoba-coba karena rasa penasaran atau tergiur promosi yang menjanjikan keuntungan besar. 

Namun, kemenangan sesaat justru menjadi pintu masuk menuju kecanduan yang sulit dihentikan.

Menurutnya, ketika seseorang telah kecanduan, ia akan terus mengejar kemenangan yang belum tentu datang. Akibatnya, tabungan habis, utang menumpuk, keluarga menjadi korban, bahkan tidak sedikit yang kehilangan pekerjaan hingga melakukan tindakan melanggar hukum demi memperoleh uang untuk berjudi.

"Ketika seseorang mulai ketagihan, ia akan terus mengejar kemenangan yang belum tentu datang. Akibatnya, tabungan habis, utang menumpuk, keluarga menjadi korban, bahkan tidak sedikit yang kehilangan pekerjaan dan melakukan tindakan melanggar hukum demi mendapatkan uang untuk berjudi," katanya.

Mantan Ketua BEM UI itu menegaskan bahwa dampak judi online tidak hanya merugikan pelakunya secara ekonomi, tetapi juga merusak karakter, mengikis semangat bekerja keras, serta melemahkan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab.

Ia menekankan bahwa tidak ada kemenangan sejati dalam perjudian. Keuntungan yang dijanjikan hanyalah umpan agar seseorang terus bermain hingga kehilangan lebih banyak dari yang dimilikinya.

"Tidak ada kemenangan sejati dalam perjudian. Yang ada hanyalah kerugian yang datang sedikit demi sedikit hingga akhirnya menghancurkan kehidupan seseorang dan keluarganya," tegasnya.

Karena itu, Bachtiar mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama melindungi generasi muda dari ancaman judi online. Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui penguatan pendidikan agama, peningkatan literasi digital, pengawasan penggunaan teknologi, serta membangun budaya kerja keras dan produktif.

"Isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, bekerja dengan sungguh-sungguh, terus belajar, memperkuat ibadah, dan mencari rezeki melalui jalan yang halal serta penuh keberkahan. Itulah fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Sebagai Ketua DPP PKS Bidang Relawan dan Saksi Nasional, Bachtiar juga mengajak para relawan PKS dan seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan sosial memerangi judi online melalui edukasi, pendampingan keluarga, serta kampanye positif di tengah masyarakat.

Ia berharap seluruh elemen bangsa dapat bersatu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif sehingga generasi muda tidak terjerumus dalam praktik perjudian digital yang merusak masa depan.

"Mari katakan dengan tegas: Tolak Judi Online. Jaga harta, jaga keluarga, dan jaga masa depan. Indonesia yang kuat dibangun oleh masyarakat yang bekerja keras, menjunjung kejujuran, dan mencari rezeki dengan cara yang halal, bukan melalui taruhan yang menyesatkan," pungkas Bachtiar Firdaus.

Bagikan: